5 Cara Agar Tidak Mudah Terpengaruh Berita Bohong Atau Hoaks

5 Cara Agar Tidak Mudah Terpengaruh Berita Bohong Atau Hoaks

Berita bohong atau hoaks sangat sering muncul di negara ini, terlebih lagi jika menjelang event politik seperti Pemilu. Berita bohong atau hoaks sering muncul melalui platform online, hingga berujung pada penangkapan para pelaku media yang memiliki indikasi terkait saracen. Sebenarnya berita bohong atau hoaks juga sering kita temui di kehidupan sehari-hari dan tidak selalu berkaitan dengan politik, lalu bagaimana cara agar kita tidak terpengaruh berita hoaks ??, berikut adalah 5 cara agar tidak terpengaruh berita bohong atau hoaks yang dengan sangat mudahnya tersebar di masyarakat.

5 Cara Agar Tidak Mudah Terpengaruh Berita Bohong Atau Hoaks

1. Jangan Mudah Terpancing

Berita bohong atau hoaks memang memiliki isi atau konten yang provokatif atau menghasut, hal ini bertujuan agar si pembaca akan terpengaruh hingga akhirnya mendukung isi dari berita bohong tersebut.




Sebaiknya jangan mudah terpancing oleh berbagai macam berita bohong atau hoaks tersebut, karena sudah pasti akan memberikan dampak negatif bagi orang lain dan diri sendiri.

2. Tidak Perlu Ikut Menyebarkan

Jangan asal menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya, hal tersebut bisa saja melanggar UU ITE karena ikut menyebarkan berita hoaks atau berita bohong.

Teknologi memang membuat suatu berita tersebar dengan sangat cepatnya, dan sebaiknya kita harus semakin bijak pula menyikapi berbagai macam berita negatif dengan cara tidak ikut menyebarkannya.

3. Selalu Periksa Validitas Berita

Jangan menelan mentah-mentah segala macam bentuk berita atau kabar yang tersebar dengan sangat cepat, periksa dan telusuri sumber berita tersebut serta jika memungkinkan telusuri pula efek yang timbul dari berbagai berita hoaks yang tersebar.

Setiap berita bohong atau hoaks kemungkinan besar memiliki tujuan tertentu yang terselubung, dan sebagian besar bermuatan politik. Oleh karena itu sangat penting untuk selalu memeriksa valid atau tidaknya suatu berita, terlebih jika berita tersebut memiliki kesan menyerang suatu pihak atau golongan.

4. Bandingkan Dengan Fakta Yang Lain

Berita bohong atau hoaks bisa saja merupakan fakta yang dibelokkan, sehingga informasi atau berita yang seharusnya bersifat positif akan berubah menjadi informasi yang negatif. Tujuannya kembali pada poin pertama diatas, yaitu untuk menghasut si penerima hoaks tersebut.

5. Gunakan Logika dan Tidak Perlu Ikut Campur

Kesimpulannya adalah untuk selalu gunakan logika berpikir kita, walaupun mungkin tidak semua orang akan dapat menggunakan akal sehat mereka dan memiliki pemahaman yang luas.

Namun setidaknya hindari untuk ikut campur, yang dimaksud dengan tidak ikut campur adalah seperti poin kedua diatas, yaitu tidak perlu ikut menyebarkan.

Sebaiknya jangan ikut berperan dalam penyebaran berita bohong atau hoaks, luangkan waktu untuk hal lain yang lebih berharga dan bermanfaat untuk diri sendiri serta orang lain.